Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

BPS Babel Kebijakan Rp 200 T Untuk UMKM Ciptakan Alternatif Ekonomi Tangguh

Skintific

Hari Statistik 2025: BPS Babel Soroti Peran Vital UMKM dan Kebijakan Rp 200 T untuk Wujudkan Ketahanan Ekonomi

PangkalPinang- Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Babel menegaskan bahwa kebijakan pemerintah senilai Rp 200 triliun untuk sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah UMKM berpotensi besar menciptakan alternatif-alternatif ekonomi baru yang lebih tangguh. Optimisme ini disampaikan secara khusus dalam rangka memeringati Hari Statistik Nasional (HSN) 2025.

BPS Babel Kebijakan Rp 200 T Untuk UMKM Ciptakan Alternatif Ekonomi Tangguh
BPS Babel Kebijakan Rp 200 T Untuk UMKM Ciptakan Alternatif Ekonomi Tangguh

Baca Juga : Polda Babel Peringati HUT ke-70 Polantas dengan Komitmen Pelayanan Humanis dan Teknologi

Skintific

Fakta bahwa 99% perekonomian Indonesia ditopang oleh UMKM, khususnya usaha mikro, menjadikan sektor ini sebagai perhatian utama pemerintah. Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toto Haryanto Silitonga, dalam Seminar HSN 2025 yang mengusung tema “Statistik Berkualitas UMKM Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, menjelaskan bahwa kekuatan ekonomi Indonesia justru seringkali bersumber dari industri rumahan yang selama ini mungkin kurang terlihat.

“Kita tidak bisa lagi memandang ekonomi hanya dari apa yang terlihat kasat mata, seperti gedung pencakar langit dan pabrik besar. Ekosonomi kita sesungguhnya hidup dan berdenyut di warung-warung kecil, di tangan para perajin rumahan, dan di layar smartphone para pelaku usaha online,” ujar Toto di Gedung BPS Babel.

Sensus Ekonomi 2026: Menjemput Data hingga ke Akar Rumput

Toto menekankan perlunya perhatian yang lebih masif terhadap UMKM, yang akan menjadi fokus utama dalam Sensus Ekonomi 2026 mendatang. “BPS akan melakukan pendataan menyeluruh, tidak hanya pada usaha berskala besar, tetapi menjangkau hingga ke tingkat ultra mikro. Semua usaha, termasuk yang beroperasi dari rumah tangga seperti usaha online yang selama ini mungkin belum tersentuh data formal, akan kami counter dan catat,” jelasnya.

Langkah ini, menurutnya, sangat krusial untuk mendapatkan peta ekonomi yang akurat. Data yang berkualitas menjadi fondasi bagi pemerintah dalam merancang langkah transisi dan kebijakan yang tepat sasaran, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Belajar dari Sejarah: UMKM sebagai Pahlawan Krisis

Toto juga mengingatkan kembali ketangguhan UMKM yang terbukti menjadi penyelamat perekonomian nasional saat krisis moneter melanda pada 1998. “Ketika sektor keuangan dan korporasi besar terpuruk, justru UMKM-lah yang tetap berdiri dan menjadi bantalan penyelamat. Ini menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi kita sangat bergantung pada kekuatan sektor ini,” paparnya.

Apresiasi untuk Kerja Sama Pemda dalam Penyediaan Data

Di akhir paparannya, Toto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel maupun pemerintah daerah (Pemda) tingkat kabupaten dan kota. “Sinergi dan kerja sama yang telah terjalin erat, khususnya dalam hal penyediaan dan pertukaran data, merupakan kunci keberhasilan kami dalam menghasilkan statistik yang berkualitas untuk kemajuan Bangka Belitung,” tutup Toto.

Seminar ini tidak hanya menegaskan komitmen BPS dalam menyediakan data yang andal, tetapi juga menyuarakan optimisme bahwa dengan dukungan kebijakan yang tepat dan data yang akurat, UMKM di Babel siap menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang tangguh di masa depan.

Skintific