Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Kejagung Ajukan Red Notice, Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Skintific

Eksklusif Kejagung Tutupi Lokasi “Raja Minyak” Riza Chalid, Diduga Nikahi Kerabat Sultan Malaysia untuk Lindungi Diri

Pangkal Pinang- Buruan internasional ini makin panas setelah Riza Chalid, tersangka korupsi Pertamina, dikabarkan membangun kehidupan baru di Malaysia dengan dukungan kerajaan setempat. Kejagung enggan buka strategi, sementara MAKI ungkap fakta mengejutkan!

Kejagung Ajukan Red Notice, Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional
Kejagung Ajukan Red Notice, Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Baca Juga : Fenomena Viral di Mal Orang Datang Hanya Lihat-Lihat, Jarang Beli

Skintific

Kejagung Deteksi Lokasi Riza Chalid, Tapi Rahasiakan untuk Strategi Penyidikan

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengklaim telah melacak keberadaan Mohammad Riza Chalid, tersangka kasus korupsi tata kelola minyak mentah di PT Pertamina, Subholding, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Namun, lokasi pastinya sengaja dirahasiakan sebagai bagian dari strategi penyidik untuk memuluskan proses pemulangan ke Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa tim penyidik telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk membawa pulang Riza Chalid.

“Kami sudah mendeteksi keberadaannya, tapi tidak bisa mengungkap detailnya karena ini bagian dari strategi penyidikan. Yang pasti, upaya pemulangan sedang berjalan,” tegas Anang saat dikonfirmasi.

Siapa Riza Chalid? Sosok Penguasa Minyak yang Kini Jadi Buronan

Mohammad Riza Chalid bukan nama sembarangan di dunia energi Indonesia. Karirnya melesat berkat koneksinya dengan Petral (Pertamina Energy Trading Ltd) dan berbagai perusahaan migas swasta. Namun, pada 2025, namanya tercoreng setelah Kejagung menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus korupsi tata kelola minyak Pertamina.

Dugaan Korupsi Riza Chalid:

  • Intervensi kontrak antara PT Orbit Terminal Merak (milik anaknya) dan Pertamina.

  • Manipulasi harga minyak mentah  dan produk kilang.

  • Penyimpangan proses blending BBM yang merugikan negara miliaran rupiah.

3 Kali Mangkir, Kejagung Ajukan Red Notice ke Interpol

Riza Chalid sudah tiga kali mengabaikan panggilan Kejagung. Akibatnya, lembaga ini kini mengajukan permohonan red notice ke Interpol untuk menjadikannya buronan internasional.

Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) juga telah mencabut paspor Riza, memperketat pelariannya.

“Kami sedang melengkapi persyaratan red notice, termasuk bukti pemanggilan. Setelah lengkap, akan diteruskan ke Interpol di Lyon, Prancis,” jelas Anang.

Berdasarkan data imigrasi, Riza Chalid meninggalkan Indonesia pada 6 Februari 2025 melalui Bandara Soekarno-Hatta dengan tujuan Malaysia. Sejak itu, ia tak pernah kembali.

Jika benar, pernikahan ini bisa menjadi strategi hukum Riza untuk menghindari ekstradisi, mengingat hubungan diplomatik yang sensitif antara Indonesia dan Malaysia.

Apa Langkah Selanjutnya Kejagung?

Kejagung masih menunggu konfirmasi kehadiran Riza Chalid untuk pemeriksaan. Namun, hingga kini, tidak ada kabar dari keluarga atau pengacaranya.

“Sampai siang ini, penyidik belum menerima konfirmasi apa pun,” tambah Anang.

Dengan statusnya sebagai buronan, tekanan internasional semakin besar. Pertanyaannya:

  • Akankah Malaysia bekerja sama dalam mengekstradisi Riza?

  • Benarkah pernikahannya dengan kerabat sultan hanya taktik melindungi diri?

  • Bagaimana dampak kasus ini terhadap bisnis migas Indonesia?

Kasus ini terus berkembang, dan publik menanti kejelasan nasib “Raja Minyak” yang kini bersembunyi di balik tembok pemerintahan negara tetangga.

Skintific