Folder Berita Pangkal Pinang – Pemerintah Kota Pangkalpinang bakal menggelar Gerakan Pangan Murah sebanyak empat kali sepanjang 2026. Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan meningkatkan ketahanan pangan di wilayah kota.

Wali Kota Pangkalpinang menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi bagian dari strategi Pemkot untuk menekan inflasi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban warga. Kegiatan ini akan menghadirkan berbagai bahan pangan pokok seperti beras, minyak, gula, dan telur dengan harga lebih murah membandingkan pasar umum.
Baca Juga : Polres Bangka Barat Mulai Sosialisasi KUHP Baru
Pemkot bekerja sama dengan distributor resmi, pedagang lokal, dan pihak terkait agar stok bahan pangan selalu tersedia dan distribusi berjalan lancar. Setiap kegiatan akan dilaksanakan di titik strategis agar mudah jangkau warga dari berbagai kelurahan di Pangkalpinang.
Selain menyediakan bahan pokok murah, program ini juga menyasar edukasi masyarakat terkait pola konsumsi yang efisien dan pengelolaan keuangan rumah tangga. Aparat Pemkot bersama tim teknis akan memberikan informasi cara memilih produk berkualitas dengan harga wajar sehingga manfaat program lebih maksimal.
Pemkot Pangkalpinang optimistis program Gerakan Pangan Murah
Warga Pangkalpinang menyambut baik rencana Gerakan Pangan Murah ini. Mereka menilai program ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga terutama menjelang momen tertentu seperti hari besar atau musim harga naik. Warga berharap kegiatan ini berkelanjutan dan terselenggara tepat waktu.
Pemkot menegaskan bahwa keberhasilan program bergantung pada koordinasi lintas OPD dan dukungan masyarakat. Setiap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah akan dipantau agar tepat sasaran dan semua warga yang membutuhkan dapat memanfaatkan kesempatan ini.
Dengan empat kali pelaksanaan sepanjang 2026, Pemkot Pangkalpinang optimistis program ini mampu meningkatkan kesejahteraan warga, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di kota.






