Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Polda Babel Bekuk Dua Pengedar Sabu dalam Patroli Rutin

Skintific

Digagalkan Polisi, Dua Bandar Sabu Beraksi di Kawasan Pantai Pukan Diamankan Bersama Puluhan Paket Haram

PangkalPinang- Aksi tegas kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Daerah Polda Babel Bekuk. Dua orang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu berhasil Bekuk dalam sebuah operasi patroli rutin di kawasan Jalan Pantai Pukan Lintas Timur, Kabupaten Bangka. Kedua tersangka, yang hanya disebut berinisial AF (26) dan DI (41), nekat membawa puluhan paket sabu di tempat umum.

Polda Babel Bekuk Dua Pengedar Sabu dalam Patroli Rutin
Polda Babel Bekuk Dua Pengedar Sabu dalam Patroli Rutin

Baca Juga : Lapas Narkotika Pangkalpinang Raih Penghargaan Terbaik III Pengelolaan BMN dari KPKNL

Skintific

Keberhasilan pengungkapan ini berawal dari kewaspadaan dan kejelian anggota Patroli Presisi Direktorat Samapta Polda Babel. Melalui siaran persnya, Direktur Samapta Polda Babel, Kombes Pol Nuryono, mengungkapkan bahwa timnya menangkap gelagat mencurigakan dari perilaku kedua pria tersebut yang tampak gugup dan ingin buru-buru pergi saat melihat kedatangan anggota patroli.

“Dalam pelaksanaan patroli rutin 5 Waktu yang digagas Bapak Kapolda, tim kami mencium sesuatu yang tidak beres dari gerak-gerik AF dan DI. Atas dasar profesionalisme dan kepekaan, anggota kemudian menghentikan dan melakukan pemeriksaan terhadap kedua orang tersebut,” jelas Nuryono.

Puluhan Paket Sabu Disita, Masyarakatakat Menyaksikan

Kecurigaan anggota kepolisian ternyata terbukti. Pemeriksaan yang dilakukan secara transparan dan disaksikan oleh sejumlah warga sekitar pun berbuah hasil. Sebanyak 20 paket kecil yang diduga kuat merupakan sabu-sasu berhasil ditemukan. Barang haram tersebut disembunyikan dengan cara yang cukup nekat, yaitu dalam kantong celana dan dompet yang dibawa para pelaku.

Tidak hanya puluhan paket sabu, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti pendukung lain yang diduga kuat memiliki kaitan erat dengan praktik penyalahgunaan narkotika. Seluruh barang bukti serta kedua tersangka kemudian langsung diamankan ke Mapolda Bangka Belitung untuk diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) guna proses penyidikan lebih lanjut.

Usut Jaringan, Polisi Gali Peran Kedua Tersangka

Hingga berita ini diturunkan, proses penyidikan oleh tim Ditresnarkoba Polda Babel Bekuk masih terus berlangsung secara intensif. Penyidik masih mendalami peran serta jaringan dari AF dan DI. Dipertanyakan apakah mereka hanya sebagai kurir atau memiliki peran yang lebih besar, seperti pengedar lokal dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Bangka Belitung.

Kombes Pol Nuryono menegaskan bahwa operasi ini adalah bukti nyata dari implementasi program Patroli 5 Waktu yang diperintahkan langsung oleh Kapolda Babel, Irjen Pol Hendro Pandowo.

“Program patroli ini memiliki multi-fungsi. Tidak sekadar menjaga keamanan dan ketertiban statis, tetapi juga proaktif bergerak untuk menekan angka kriminalitas, termasuk memutus mata rantai peredaran narkotika yang sangat berbahaya. Kehadiran fisik polisi di lapangan, di tengah-tengah masyarakat, diharapkan mampu menciptakan rasa aman (security) dan rasa nyaman (comfort) bagi seluruh masyarakat,” paparnya lebih detail.

Ajakan Kolaborasi dengan Masyarakat

Di akhir pernyataannya, Nuryono kembali menggalang sinergi dengan seluruh lapisan masyarakat. Dia mengimbau agar masyarakat dapat menjadi mata dan telinga bagi kepolisian dalam menjaga lingkungannya dari ancaman narkoba.

“Peran serta aktif masyarakat sangatlah penting dan menentukan. Dengan kesadaran untuk segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungannya, maka ruang gerak para pelaku kejahatan, khususnya narkoba, akan semakin sempit dan pada akhirnya dapat kita berantas bersama,” tuturnya.

Dengan digagalkannya peredaran puluhan paket sabu ini, Polda Babel tidak hanya menyelamatkan puluhan hingga ratusan generasi muda dari kehancuran, tetapi juga semakin meneguhkan komitmennya untuk menjaga kondusivitas dan kedamaian di seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Polda Babel Gali Jaringan Peredaran Sabu dari Dua Tersangka, Ini Hasilnya

Tak hanya berhenti pada penangkapan, penyidik dengan gesit melacak asal-usul barang haram dan mengidentifikasi para pengguna yang menjadi target para tersangka. Berdasarkan pengakuan mereka, sabu-sabu tersebut mereka peroleh dari seorang bandar yang beroperasi di luar wilayah Bangka. Selanjutnya, mereka bertugas mendistribusikan barang itu kepada pengguna di seputaran kawasan pesisir.

Menanggapi hal ini, Kombes Pol Nuryono menyatakan bahwa pihaknya akan terus memburu setiap pelaku yang terlibat

“Kami sudah mendapatkan beberapa petunjuk penting. Oleh karena itu, tim penyidik kami akan segera melakukan pengembangan untuk menangkap sumber pasokan dan anggota jaringan lainnya. Mereka tidak akan bisa berlari lama; kami akan terus mengejar,” tegasnya dengan penuh keyakinan.

Di sisi lain, masyarakat sekitar menyambut baik aksi tegas polisi ini. Banyak warga yang merasa lega karena lokasi penangkapan, yaitu kawasan pantai, sering menjadi tempat nongkrong anak muda. Akibatnya, kekhawatiran akan paparan narkoba pada generasi muda pun semakin tinggi. Atas dasar itu, tokoh masyarakat setempat, Pak Rudi (45), mengapresiasi kinerja polisi. “Kami sangat mendukung langkah tegas ini. Semoga saja, kegiatan premanisme dan peredaran narkoba di tempat umum seperti pantai bisa benar-benar hilang,” ujarnya.

Selain itu, Kapolda Babel, Irjen Pol Hendro Pandowo, kembali menekankan pentingnya kolaborasi. “Patroli 5 Waktu kami memang andal, namun laporan dari masyarakatlah yang sering menjadi kunci utama. Maka dari itu, kami mendorong setiap warga untuk bersuara. Bersama-sama, kita ciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” pesannya.

Kedepannya, Polda Babel berkomitmen untuk meningkatkan intensitas patroli di lokasi-lokasi rawan.

Skintific